Lulu Rizqi Wulandari: MC Pontianak yang Tetap Gugup Meski Berpengalaman

TrendNews – Lulu Rizqi Wulandari, yang akrab disapa Lulu, adalah seorang Master of Ceremonies (MC) dari Kota Pontianak.

Meskipun sudah berkarir selama tujuh tahun, Lulu mengaku masih sering merasakan gugup setiap kali akan memulai pekerjaannya. Hal ini diungkapkannya dalam wawancara eksklusif dengan TrendNews, Selasa (4/6).

“Gugup pasti ya, karena ingin memberikan yang terbaik dan takut salah bahkan sampai sekarang masih gugup, mungkin itu tanda saya masih passionate dengan profesi ini. Tapi banyak trik untuk meminimalisir rasa grogi dan ternyata gugup itu membuat saya semakin tertantang apalagi hasilnya banyak yang suka,” ujar Lulu.

Lulu menceritakan tantangan awalnya dalam mendapatkan tutor public speaking di Pontianak, Kalimantan Barat.

Dahulu, profesi MC kurang diminati sehingga sulit menemukan mentor yang bisa membimbingnya.

Namun, dengan perkembangan teknologi internet dan media sosial, Lulu kini bisa berkenalan dengan MC senior dari luar kota hingga di Pontianak.

“Selain menjadi MC, internet dan sosial media sudah canggih sehingga bisa kenalan dengan MC senior dari luar kota sampai di kota Pontianak. Kemudian lebih dikolaborasikan dengan menonton Youtube untuk melihat ‘Do and Dont’s’ menjadi seorang MC,” tambahnya.

Lulu mengenang pengalaman paling berkesannya saat menjadi MC dalam acara Literasi Nasional yang dihadiri oleh Najwa Shihab.

“Dia salah satu dari wishlist saya dan memang sekeren itu orangny,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap acara memiliki tantangan dan kesenangan tersendiri, terutama acara pernikahan yang meskipun terkesan serupa, tetapi setiap pernikahan memiliki warna, impian, dan harapan yang berbeda.

“Acara pernikahan juga salah satu yang membuat saya makin banyak dikenal, setiap minggu saya bertemu dengan ribuan orang dan itu menyenangkan,” lanjutnya.

Baca Juga  Eksplorasi Lingkungan, Alam, dan Budaya: Pameran "Kompak On Drawing 2024" di Pontianak

Dalam berbagai acara yang dibawakannya, Lulu merasa senang bisa menyesuaikan diri dengan berbagai dresscode dan berinteraksi dengan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga pejabat pemerintah.

“Pokoknya saya merasa keren kalau ketemu dan bisa masuk ke semua golongan,” terangnya sambil tersenyum.

Selain menjadi MC, Lulu juga menjalankan bisnis penyewaan gaun dan membuka kelas public speaking serta kelas MC yang diberi nama “Partner Speaking”.

Saat ini, kelas tersebut sudah memasuki musim keempat dan memiliki sekitar 70 alumni.

Lulu Rizqi Wulandari terus membuktikan bahwa dengan persiapan matang, keterampilan berbicara yang baik, dan kemampuan beradaptasi, seorang MC dapat menjadi kunci sukses berbagai acara yang mereka pandu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *